Notification

×

Iklan


Iklan



Bobby Nasution Lantik 308 Pejabat Pemprov Sumut, Tegaskan Larangan Pungli dan “Kerja Tambahan”

Senin, 09 Maret 2026 Last Updated 2026-03-09T11:40:19Z




AyoMedan.com – Medan. Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution melantik dan mengambil sumpah jabatan 308 pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut. 


Dalam kesempatan tersebut, Bobby menegaskan agar para pejabat yang baru dilantik tidak melakukan “kerja tambahan” seperti praktik pungutan liar (pungli) atau meminta imbalan dalam proyek.


“Jangan ada kegiatan tambahan seperti masalah pungli atau meminta uang dalam proyek. Mari kita rapikan dan tertibkan bersama agar terhindar dari tindakan yang merugikan diri kita sendiri,” tegas Bobby saat acara pelantikan dan pengambilan sumpah janji serta pengukuhan pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, dan pejabat pengawas di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Senin (9/3/2026).


Bobby mengatakan, dengan jumlah pejabat yang cukup besar tersebut diharapkan organisasi di lingkungan Pemprov Sumut dapat bekerja lebih solid dan meningkatkan kinerja pemerintahan. 


Bobby juga mengingatkan bahwa berbagai pesan terkait tanggung jawab jabatan sebenarnya telah sering disampaikan dalam pelantikan sebelumnya, sehingga para pejabat diminta menjalankan arahan yang sudah diberikan.


Menurut Bobby, saat ini masa kepemimpinan gubernur dan wakil gubernur telah memasuki tahun kedua. Oleh karena itu, pembahasan di internal organisasi perangkat daerah (OPD) tidak lagi sekadar menyusun program, tetapi lebih fokus pada implementasi visi dan misi pemerintah daerah secara nyata.


Dia juga mengingatkan seluruh OPD untuk menjaga kekompakan dalam bekerja. Namun, kekompakan tersebut tidak boleh dimaknai sebagai upaya menutupi kesalahan atau pelanggaran yang terjadi di lingkungan kerja.


“Kekompakan di masing-masing OPD harus benar-benar dijaga. Jangan saling menjelekkan, tetapi juga bukan berarti saling melindungi dari kejahatan,” tegasnya.


Selain itu, Bobby meminta seluruh OPD menciptakan lingkungan kerja yang sehat, kreatif, dan tidak mudah mengeluh. Menurutnya, pemerintah daerah memiliki target pembangunan yang harus dicapai dalam jangka waktu tertentu.


“Kita punya target dan tujuan pembangunan. Bagi pejabat yang merasa kurang pas atau tidak nyaman, silakan menyampaikan pengunduran diri,” ujarnya.


Dalam kesempatan itu, Bobby juga menyinggung perubahan nomenklatur Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan (Bappelitbang) menjadi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida).


"Harapannya lembaga tersebut dapat menjadi pengarah bagi OPD dalam merumuskan ide, inovasi, serta langkah strategis untuk mendukung percepatan pembangunan di Sumatera Utara," ucapnya.


Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Gubernur Sumut Surya, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap, serta para pimpinan OPD di lingkungan Pemprov Sumut.


Adapun total pejabat yang dilantik sebanyak 308 orang, terdiri dari 11 pejabat pimpinan tinggi pratama, 117 pejabat administrator, dan 180 pejabat pengawas.


Sebelas pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik antara lain, Ardan Noor sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Sutan Tolang Lubis sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah, Dikky Anugerah Panjaitan sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida), Muhammad Ali Sipahutar sebagai Sekretaris DPRD, Chandra Dalimunthe sebagai Kepala Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi dan Cipta Karya, Dedi Jaminsyah Putra sebagai Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral, Yuda Pratiwi Setiawan sebagai Kepala Dinas Perhubungan, Fariz Haholongan Hutagalung sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Zulkifli sebagai Kepala Biro Organisasi, Yoga Budi Pratama Irawan sebagai Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa, serta Yulinda Elvi Nasution sebagai Direktur UPTD Khusus Rumah Sakit Umum Haji Medan. (A-Red)