Notification

×

Iklan


Iklan



Usai Rakor, Wali Kota Medan Rico Waas Pimpin Penyisiran Lokasi Rawan Narkoba di Belawan

Selasa, 10 Maret 2026 Last Updated 2026-03-10T12:37:59Z


AyoMedan.com – Medan. Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama aparat gabungan melakukan penyisiran di sejumlah lokasi yang diduga menjadi titik rawan penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Kecamatan Medan Belawan, Selasa (10/3/2026). Kegiatan ini dilakukan setelah rapat koordinasi yang berlangsung di Markas Komando Daerah Angkatan Laut (Mako Kodaeral) I Belawan.


Rapat tersebut dihadiri Komandan Kodaeral I Belawan Laksamana Muda Deny Septiana, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Utara Brigjen Pol Tatar Nugroho, serta jajaran Polres Pelabuhan Belawan. 


Dalam pertemuan itu, para pihak membahas langkah strategis penanganan sekaligus penguatan koordinasi dalam memberantas dugaan peredaran narkoba di sejumlah kawasan di Belawan.


Usai rapat, rombongan langsung bergerak menuju beberapa titik yang selama ini dilaporkan warga sebagai lokasi rawan aktivitas narkotika. Penyisiran dilakukan di sejumlah kawasan permukiman padat penduduk, di antaranya Kampung Kolam, Lorong Supir Gudang Arang, Lorong Harapan Gudang Arang, hingga Lorong Kenanga.


Dalam kegiatan tersebut, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan narkoba. Kondisi sosial masyarakat di kawasan tersebut juga menjadi perhatian aparat karena dinilai rentan terhadap pengaruh peredaran narkotika.


Di tengah kegiatan penyisiran, seorang warga perempuan mendatangi Wali Kota Medan dan menyampaikan keluhan terkait kondisi keamanan di lingkungannya. 


Dia mengaku rumahnya dijarah oleh sekelompok orang yang tidak bertanggung jawab. Menurutnya, kondisi tersebut berkaitan dengan maraknya tawuran serta aktivitas pengguna narkotika di wilayah tersebut.


Menanggapi hal itu, Rico Waas menegaskan bahwa Pemerintah Kota Medan akan terus memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum untuk menekan peredaran narkoba, khususnya di kawasan Belawan yang selama ini menjadi perhatian bersama.


“Walaupun dalam kegiatan ini belum ada pelaku yang berhasil diamankan, aparat telah mengantongi beberapa nama yang akan ditindaklanjuti melalui proses pemeriksaan. Informasi dari masyarakat juga akan terus kami dalami untuk mengungkap jaringan yang terlibat,” ujar Rico Waas.


Dalam penyisiran tersebut, sebagian bangunan atau tempat yang diduga menjadi lokasi aktivitas penyalahgunaan narkoba langsung dibongkar oleh petugas di lapangan. Sementara beberapa titik lainnya masih dalam proses penanganan lebih lanjut oleh aparat sebagai bagian dari upaya penertiban dan penegakan hukum. (A-Red)