Notification

×

Iklan


Iklan



Semarak Budaya Nusantara di Deck Reception ASEAN Plus Cadet Sail 2026, Rico Waas Promosikan Wajah Maritim Medan

Selasa, 07 April 2026 Last Updated 2026-04-07T04:04:45Z



AyoMedan.com - Medan. Keberagaman budaya Nusantara terasa begitu kental dalam gelaran Deck Reception ASEAN Plus Cadet Sail 2026 yang berlangsung di atas geladak Kapal Republik Indonesia, KRI Bima Suci, yang bersandar di Dermaga Pelindo 104, Pelabuhan Belawan, Senin (6/4/2026).


Acara tersebut dihadiri Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Ketua TP PKK Kota Medan, Airin Rico Waas. Malam itu bukan sekadar seremoni, melainkan panggung harmoni budaya yang merepresentasikan kekayaan Indonesia di mata dunia.


Setibanya di lokasi, Rico Waas dan rombongan disambut hangat melalui prosesi pengalungan kain ulos sebagai simbol kehormatan khas Batak. Tak hanya itu, Wali Kota Medan juga dikenakan topi udeng khas Bali. Dua identitas budaya berbeda tersebut menyatu dalam satu makna: Indonesia yang beragam namun tetap satu.


Di iringi semilir angin laut, penampilan drum band para kadet menambah semarak suasana. Berbagai pertunjukan seni, mulai dari tarian tradisional Batak hingga budaya Bali, sukses memukau para tamu undangan dan menghadirkan nuansa lokal yang hidup dalam panggung internasional.


Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Ketua DPRD Medan, Drs. Wong Chun Sen, Anggota DPRD Medan, Saipul Bahri, serta Sultan Deli ke-14 Sultan Mahmud Arya Lamanjiji Perkasa Alam Shah. Selain itu, para konsul dari berbagai negara sahabat juga hadir, menjadikan Belawan sebagai titik temu lintas bangsa, di mana perbedaan menjadi jembatan kebersamaan.


Bagi Rico Waas, momentum ini memiliki makna strategis. Ia menilai kegiatan tersebut sebagai peluang emas untuk memperkenalkan wajah Kota Medan sebagai kota yang terbuka, kaya budaya, serta memiliki potensi besar di sektor maritim.


“Ini adalah kesempatan emas bagi Kota Medan untuk menunjukkan kepada dunia betapa indahnya keberagaman kita. Lewat momentum ini, kita memperkenalkan potensi budaya dan maritim Medan sebagai bagian penting dari kekayaan Nusantara,” ujarnya.


Rico Waas berharap, kegiatan ASEAN Plus Cadet Sail 2026 dapat memberikan dampak positif terhadap citra Kota Medan sebagai kota yang inklusif, beragam, dan memiliki daya saing di kawasan barat Indonesia.


Sebelumnya, Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) I Belawan, Deny Septiana, menyampaikan bahwa ASEAN Plus Cadet Sail 2026 merupakan langkah nyata dalam memperkuat diplomasi maritim serta membangun kepercayaan di antara para kadet dari negara ASEAN maupun non-ASEAN.


“Melalui semangat sailing together, laut menjadi pemersatu kerja sama dan persahabatan internasional,” ungkapnya.


Deny Septiana menambahkan, terpilihnya Belawan sebagai salah satu lokasi kegiatan merupakan bentuk kepercayaan sekaligus peluang strategis untuk memperkenalkan potensi maritim dan budaya Sumatera Utara ke tingkat global. 


"Sekaligus memperkuat kerja sama antarnegara melalui generasi muda," tutupnya.


Sebagai informasi, ASEAN Plus Cadet Sail 2026 merupakan bagian dari pelayaran persahabatan yang berlangsung selama 124 hari atau sekitar empat bulan. Kegiatan ini melibatkan para kadet dari berbagai negara sebagai upaya mempererat hubungan antarbangsa serta meningkatkan pemahaman di bidang kemaritiman. (A-Red)