Notification

×

Iklan


Iklan



Rico Waas Evaluasi Janji Kampanye, Tegaskan Tak Ada Data ABS dan Seluruh Target Harus Terealisasi

Senin, 08 Juni 2026 Last Updated 2026-06-08T12:25:56Z


AyoMedan.com - MEDAN. Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, melakukan evaluasi menyeluruh terhadap capaian program prioritas yang merupakan bagian dari janji kampanyenya bersama Wakil Wali Kota Medan. Evaluasi tersebut digelar dalam rapat di Ruang Rapat III Kantor Wali Kota Medan, Senin (8/6/2026).

Rapat dihadiri Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Alrahman, Kepala Bappeda Kota Medan Ferry Ichsan, seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta camat se-Kota Medan.
Dalam arahannya, Rico Waas menegaskan evaluasi dilakukan untuk memastikan seluruh janji kampanye dapat direalisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Ini bagian dari perjalanan visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Janji kampanye yang kami sampaikan kepada masyarakat harus bisa diselesaikan. Karena itu, di tahun pertama ini kita lakukan evaluasi untuk memastikan seluruh program benar-benar berjalan," kata Rico.

Dari hasil evaluasi, Rico menyebut sebagian besar dari 24 program prioritas telah berjalan, bahkan sejumlah program sudah dapat dikategorikan terealisasi.

Beberapa program yang telah berjalan di antaranya bantuan bagi siswa Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah dan Tahfiz, bantuan pendidikan bagi masyarakat kurang mampu, program sembako murah, PKH Medan Makmur, jaminan kesejahteraan bagi penyandang disabilitas dan lanjut usia, pendampingan korban kekerasan terhadap perempuan dan anak, hingga bantuan pengobatan bagi korban tindak kriminal yang belum terakomodasi BPJS.

Selain itu, program senam gratis untuk masyarakat juga telah dilaksanakan, begitu pula berbagai pelatihan pemberdayaan perempuan dari keluarga kurang mampu.

Meski demikian, Rico menilai masih terdapat sejumlah program yang membutuhkan percepatan agar target yang ditetapkan dapat tercapai sesuai rencana.
Salah satunya adalah program layanan ambulans yang saat ini masih dalam tahap penguatan. 

Selain pengadaan armada baru, Rico meminta adanya kolaborasi dengan ambulans swasta yang jumlahnya mencapai puluhan unit agar dapat terintegrasi dengan layanan Pemerintah Kota Medan.
Rico juga menyoroti pembangunan jaringan CCTV serta pemasangan kamera pengawas dan penerangan jalan umum (PJU) yang masih membutuhkan percepatan.

"Kita pahami pembangunan jaringan membutuhkan waktu. Namun tahun depan harus meningkat. Saya minta dicari skema yang lebih efektif dan efisien agar target pemasangan CCTV dan PJU bisa lebih cepat tercapai," tegasnya.

Perhatian khusus juga diberikan terhadap target perbaikan 10.000 gang di Kota Medan. Menurut Rico, realisasinya masih jauh dari target sehingga perlu menjadi fokus seluruh perangkat daerah terkait.

"Perbaikan 10.000 gang ini masih jauh di bawah 50 persen. Memang pekerjaan fisik berat dan membutuhkan biaya besar, tetapi saya minta terus dipercepat karena ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat," ujarnya.

Selain itu, Rico menyoroti sejumlah ruas jalan berstatus kewenangan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, khususnya di kawasan Medan bagian utara yang kerap dikeluhkan masyarakat. Ia meminta koordinasi lintas pemerintah terus dilakukan agar proses perbaikan segera terealisasi.

Dalam rapat tersebut, Rico secara tegas mengingatkan seluruh jajaran agar tidak hanya terpaku pada angka capaian yang terlihat baik di atas kertas. Meski laporan menunjukkan tingkat capaian program telah mencapai lebih dari 80 persen, hal itu menurutnya tidak boleh membuat seluruh jajaran cepat berpuas diri.

"Saya tidak suka ABS (asal bapak senang). Jangan sampai yang disampaikan kepada saya hanya angka-angka yang terlihat manis dan indah. Lebih baik disampaikan apa adanya, meskipun pahit, supaya kita bisa melakukan perbaikan," tegas Rico.

Dia menambahkan, evaluasi dilakukan agar janji kampanye yang telah disampaikan kepada masyarakat tidak sekadar menjadi dokumen politik, melainkan benar-benar diwujudkan melalui program yang dirasakan manfaatnya oleh warga.

"Jangan sampai nanti masyarakat bertanya, mana janji kampanyenya, mengapa belum terealisasi. Karena itu seluruh program harus terus dievaluasi dan diperbaiki," katanya.

Rico juga menyoroti target penciptaan lapangan kerja yang dinilainya masih dapat ditingkatkan. Meski target awal sebanyak 10.000 lapangan kerja telah tercapai, ia mendorong agar angka tersebut terus bertambah setiap tahun.

"Kalau perlu targetkan 10.000 lapangan kerja setiap tahun. Memang berat, tetapi kita harus berani memasang target yang lebih tinggi. Kreativitas dalam menciptakan dan memperluas lapangan kerja harus benar-benar diwujudkan," ujarnya.

Menutup rapat, Rico kembali menegaskan pentingnya data yang akurat dan program yang benar-benar berdampak bagi masyarakat.

"Saya tidak ingin data hanya menjadi pemanis. Saya ingin seluruh program ini benar-benar direalisasikan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Medan," dipungkasinya. (A-Red)