Notification

×

Iklan


Iklan



Safari PWPM ke-17, Bappeda Medan Beberkan Progres Mega Proyek BRT Mebidang yang Ditarget Rampung 2027

Senin, 08 Juni 2026 Last Updated 2026-06-08T12:28:27Z


AyoMedan.com - MEDAN. Pembangunan infrastruktur Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang yang saat ini berlangsung di sejumlah ruas jalan Kota Medan ditargetkan rampung pada November 2027. Kehadiran transportasi massal modern tersebut diyakini akan menjadi solusi mobilitas masyarakat sekaligus menekan biaya transportasi harian warga.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Medan, Ferry Ichsan, saat menerima kunjungan Pengurus Persatuan Wartawan Pemko Medan (PWPM) dalam agenda Safari OPD ke-17 di Kantor Bappeda Kota Medan, Senin (8/6/2026).

Dalam pertemuan tersebut, pengurus PWPM menyampaikan berbagai pertanyaan yang berkembang di tengah masyarakat terkait pembangunan BRT, khususnya mengenai penebangan pohon dan pekerjaan konstruksi di sejumlah titik, termasuk di sepanjang Jalan Gatot Subroto Medan.

"Masyarakat banyak mempertanyakan tujuan penggalian badan jalan dan penebangan pohon di median jalan. Mereka ingin mengetahui manfaat yang akan diperoleh dari proyek BRT ini," ujar Pengurus PWPM, Pran Hasibuan, dalam sesi diskusi.

Menanggapi hal itu, Ferry Ichsan menjelaskan bahwa median jalan yang selama ini ditanami pepohonan akan dimanfaatkan sebagai koridor BRT yang dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, termasuk akses bagi penumpang dan pejalan kaki menuju halte.

"Pembangunan BRT Mebidang ditargetkan selesai pada November 2027. Infrastruktur yang dibangun tidak hanya berupa jalur bus, tetapi juga mendukung aksesibilitas masyarakat pengguna transportasi publik," jelasnya.

Ferry menegaskan, aspek lingkungan tetap menjadi perhatian pemerintah dalam setiap pelaksanaan pembangunan. Karena itu, setiap pohon yang ditebang akibat proyek tersebut akan diganti melalui program penanaman kembali dengan jumlah tiga kali lipat.

Menurutnya, kehadiran BRT Mebidang nantinya tidak hanya meningkatkan konektivitas kawasan Medan, Binjai, dan Deli Serdang, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan menengah ke bawah.

"Dengan sistem transportasi massal yang terintegrasi, masyarakat dapat mengurangi biaya perjalanan sehari-hari. Pengeluaran yang lebih efisien tentu dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan lain maupun meningkatkan tabungan keluarga," katanya.

Sementara itu, Ketua PWPM Muhammad Edison Ginting mengatakan kunjungan ke Bappeda Kota Medan merupakan bagian dari agenda road show organisasi ke berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pasca pelantikan kepengurusan baru.

Pria yang akrab disapa Ginting Cobra itu menyebutkan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas agar insan pers yang bertugas di lingkungan Pemko Medan terus membangun komunikasi dan sinergi dengan seluruh perangkat daerah.

"Melalui kunjungan ini, kami ingin memperkuat komunikasi, kolaborasi, dan akses informasi sehingga berbagai program pembangunan Kota Medan dapat tersampaikan secara utuh kepada masyarakat," ujarnya.

Menyambut kunjungan tersebut, Ferri Ichsan mengapresiasi langkah PWPM yang aktif membangun kemitraan dengan OPD. 

Menurutnya, peran media sangat penting dalam menyampaikan informasi pembangunan sekaligus menangkal penyebaran informasi yang tidak benar atau hoaks.

"Kami terbuka menerima masukan dan berdiskusi dengan rekan-rekan wartawan kapan pun diperlukan. Sinergi yang baik akan membantu masyarakat memperoleh informasi yang akurat mengenai program pembangunan Kota Medan," dipungkasinya.

Kegiatan silaturahmi tersebut semakin menegaskan sinergitas yang harmonis antara OPD di lingkungan Pemko Medan dengan PWPM di bawah kepemimpinan Muhammad Edison Ginting.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris PWPM, Irwan Sahat Manalu, Bendahara Zulfiana, Wakil Ketua, Simon Hasrat Muslim Sembiring, Pran Hasibuan, Rohim, serta Bidang UMKM, Amsari. Pertemuan diakhiri dengan sesi foto bersama. (A-Red)