Notification

×

Iklan


Iklan



Wakil Ketua DPRD Sumut Dorong PRSU ke-50 Jadi Motor Penguatan UMKM dan Pariwisata Daerah

Selasa, 07 Juli 2026 Last Updated 2026-07-07T02:05:42Z

AyoMedan.com – MEDAN. Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Sutarto, berharap penyelenggaraan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 mampu menjadi motor penggerak pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sekaligus memperkuat sektor pariwisata dan perekonomian daerah.

PRSU ke-50 berlangsung selama satu bulan penuh, mulai 3 Juli hingga 2 Agustus 2026, di kawasan PRSU, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Medan.

Kepada awak media, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara itu mengatakan, PRSU harus dimanfaatkan sebagai ajang strategis bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar, tidak hanya di tingkat lokal dan nasional, tetapi juga hingga ke pasar internasional.

"Melalui PRSU, saya berharap para pelaku UMKM tidak hanya memperoleh tambahan pendapatan yang signifikan, tetapi juga memiliki kesempatan memperluas jaringan usaha, memperkenalkan produk unggulan, serta mendapatkan masukan langsung dari konsumen," ujar Sutarto, Sabtu (4/7/2026).

Menurutnya, Sumatera Utara memiliki beragam produk unggulan yang layak dipromosikan secara lebih luas, mulai dari kopi, hasil olahan pertanian, kerajinan tangan (kriya), hingga aneka kuliner khas daerah.

"Di 33 kabupaten dan kota terdapat produk unggulan yang mencerminkan karakteristik masing-masing daerah. Potensi ini sangat besar dan perlu terus didorong agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas," katanya.

Selain menjadi wadah promosi UMKM, Sutarto menilai PRSU juga berperan penting dalam meningkatkan sektor pariwisata. Menurutnya, perpaduan antara pameran budaya, kuliner, produk unggulan, dan hiburan rakyat menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat maupun wisatawan.

Politikus Partai PDIP ini mengusulkan agar setiap anjungan kabupaten dan kota turut menampilkan promosi destinasi wisata unggulan di daerah masing-masing sehingga ribuan pengunjung yang datang dapat mengenal potensi pariwisata Sumatera Utara secara lebih dekat.

"Dengan begitu, PRSU tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga mampu menarik wisatawan domestik maupun mancanegara, memperpanjang lama tinggal wisatawan, serta meningkatkan perputaran ekonomi daerah," ujarnya.

Sutarto optimistis, jika seluruh potensi tersebut dimaksimalkan, maka berbagai sektor usaha, khususnya UMKM, akan merasakan dampak positif berupa peningkatan pendapatan dan perluasan pasar.

Sementara itu, Komisaris Utama PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU), Effendi Pohan, menegaskan bahwa PRSU tahun ini tidak sekadar menjadi ajang pameran, melainkan juga ruang temu (deal room) antara investor dan pelaku UMKM yang diharapkan mampu menciptakan kerja sama bisnis dan mendorong pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara.

Ia menjelaskan, seluruh stan peserta PRSU telah melalui proses kurasi secara ketat untuk memastikan produk yang dipamerkan benar-benar merupakan karya asli daerah.

"Sebanyak 75 persen stan yang mengisi PRSU merupakan UMKM asli Sumatera Utara. Melalui proses kurasi yang ketat, kami memastikan PRSU tidak menjadi tempat beredarnya barang impor maupun produk ilegal. PRSU adalah panggung bagi karya-karya unggulan lokal," tegas Effendi. (A-Red)