Notification

×

Iklan


Iklan


Cuaca Elnino Perlambat Pertumbuhan Ekonomi Sumut, Ibrahim: BI Yakin Inflasi Terkendali

Sabtu, 24 Juni 2023 Last Updated 2023-06-24T13:24:38Z
Teka foto, Deputi Kepala Ibrahim saat berikan paparan

Ayomedan.com - Sabang (Aceh), Perekonomian Sumatera Utara, diketahui pada Triwulan l-2023 masih tumbuh cukup baik sebesar 4,87% (yoy), meskipun melambat dari triwulan sebelumnya yang tumbuh sebesar 5,26% (yoy).


"Dari sisi pengeluaran, aktivitas ekspor-impor mengalami pelemahan ditengah akslerasi pertumbuhan konsumsi rumah tangga, konsumsi pemerintah dan PMTB dari triwulan sebelumnya," kata Deputi Kepala Ibrahim mewakili Kepala Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (KPwBI) Sumatera Utara, I G P Wira Kusuma dalam kegiatan Bincang Bareng Media (BBM) yang dilaksanakan usai kegiatan  Pelatihan Jurnalistik, di Mata IE Resort, Sabang (Aceh), Sabtu (23/06/2023) siamg.


Kembali dijelaskan Ibrahim, dari sisi pengeluaran aktivitas ekspor-impor mengalami pelemahan di tengah akselerasi pertumbuhan konsumsi rumah tangga, konsumsi pemerintah, dan investasi PMTB dari triwulan sebelumnya.


“Penurunan produksi sejumlah komoditas utama Sumut, dampak dari cuaca ekstrem Elnino pada Tw-123 serta adanya tren moderasi harga komoditas ekspor utama Sumut, seperti kelapa sawit menahan aktivitas perdagangan internasional. Disatu sisi, konsumsi dan investasi tetap kuat,” jelasnya.


Teks foto, suasana kegiatan BBM yang diikuti 66 wartawan 


Sementara dari sisi lapangan usaha,   sektor pertanian, perdagangan, dan transportasi, sambung Ibrahim, pertumbuhannya melambat dibandingkan triwulan sebelumnya. Kemudian, deselerasi LU pertanian seiring dengan masuknya periode musim anam beberapa komoditas seperti beras, cabai merah cabai rawit dan bawang merah serta fenomena cuaca ekstrem yang berdampak pada penurunan produksi beberapa komoditas pertanian.


“Jumlah indikator seperti kredit perdagangan, UMKM dan transportasi serta prakiraan Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) PBE yang melambat pada triwulan 1-2023 turut berdampak pada perlambatan LU Perdagangan dan LU Transportasi ditengah sektor konstruksi dan industri yang masih terakselerasi,” terangnya.


Menurut Ibrahim, tentang pertumbuhan ekonomi global dan Sumut diprakirakan pertumbuhan ekonomi global 2023 dapat mencapai 2,6% di Ley tingginya ketidakpastian global, dimana lebih tinggi dibanding proyeksi sebelumnya seiring proses recovery yang membaik.


“Perkembangan ini didorong oleh dampak positif pembukaan ekonomi Tiongkok pasca pandemi Covid-19 khususnya pada sektor jasa, namun tidak memberikan efek dominan terhadap pertumbuhan ekonomi global,” jelasnya


Ditambahkan Ibrahim, perkembangan inflasi global yang saat ini proses disinflasi global berjalan lancar. Kemudian, persistensi inflasi dari sisi permintaan masih tinggi dan perbaikan ekonomi global di tengah keketatan pasar tenaga kerja di AS dan Eropa mengakibatkan prospek penurunan inflasi global berjalan lambat.


“Selain itu, perbaikan ekonomi Tiongkok diprakirakan mendorong harga komoditas non-energi, di tengah harga minyak yang meningkat akibat ketersediaan pasokan yang lebih rendah. Untuk kebijakan suku bunga tinggi masih berlanjut, bahkan di negara berkembang kebijakan moneter ketat masih ditempuh secara agresif. Adapun disinflasi negara maju (AE) yang lebih lambat menyebabkan suku bunga tinggi berpotensi bertahan lebih lama. Di negara berkembang (EM), kebijakan moneter ketat banyak ditempuh secara agresif karena suku bunga riil EM masih negatif,” tukasnya.


Didampingi Kepala Devisi Implementasi Keuangan Daerah BI Sumut Poltak Sitanggang, Asisten Direktur Analis Senior KPw BI Sumut Jazari Abdul Hamid dan Deputi Direktur  KPwBI Sumut Wahyu Yuwana, kembali Ibrahim berterima kasih kepada awak media yang telah memberikan dukungan kepada Bank Indonesia wilayah Sumut melalui pemberitaan.


"Mewakili Kepala BI Sumut, saya sangat berterimakasih kepada teman-teman wartawan karena telah aktif memberikan dukungan kepada Bank Indonesia Sumut melalui pemberitaan-pemberitaan positif dan berimbang, dan telah dipublikasikan. Semoga kerjasama yang baik ini, kedepannya dapat  lebih baik lagi,” pungkasnya. (A-Red)