AyoMedan.com – Medan.
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Dapil Sumut II, Benny Harianto Sihotang, SE, MM, melaksanakan Reses II Masa Sidang II Tahun 2026 di Jalan Patula II, Kelurahan Petisah Hulu, Kecamatan Medan Baru, Minggu (8/2/2026).
Kegiatan ini dihadiri Plt Lurah Petisah Hulu, Afandi Syahputra., perwakilan sekretariat DPRD Sumut., tokoh masyarakat., serta ratusan warga.
Dalam sambutannya, Afandi menyampaikan bahwa reses merupakan forum penting bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada wakil rakyat.
Ia berharap warga aktif menyampaikan permasalahan agar dapat diperjuangkan melalui DPRD.
“Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Sampaikan aspirasi agar dapat dicatat dan diperjuangkan untuk kemajuan Kelurahan Petisah Hulu,” ujarnya.
Kembali Benny memperkenalkan diri sebagai anggota DPRD Sumut dua periode (2019–2024 dan 2024–2029) dari Fraksi Partai Gerindra, sekaligus Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sumut.
Dia menegaskan bahwa kegiatan reses bertujuan menyerap langsung keluhan masyarakat.
Benny juga mengingatkan warga bahwa layanan kesehatan kini telah tercover melalui UHC, dan cukup dengan KTP Sumut. Jika ada pasien dipulangkan sebelum sembuh, ia meminta warga segera melapor ke wakil rakyat.
“Kalau ada rumah sakit menyuruh pulang sebelum sembuh, laporkan kepada kami. Itu tidak boleh,” tegasnya.
Dalam kesempatan ini, Benny juga memaparkan program nasional penanganan sampah yang digerakkan Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk rencana TPA Terjun yang akan dikelola pemerintah pusat dan menghasilkan energi listrik.
"Sangat pentingnya disiplin membuang sampah ke TPS, jangan ke parit dan sungai," tegasnya.
Dalam sesi tanya jawab, Eka Saputri, warga Jalan S. Parman Gang Sauh, mengeluhkan tiang listrik besi yang sudah keropos dan nyaris tumbang. "Tolong lah pak tiangnya diganti. Takutnya tumbang dan mengancam keselamatan warga," sebutnya.
Menanggapi hal itu, Benny menyatakan akan memastikan apakah aset tersebut milik PLN atau Telkom sebelum meminta penggantian.
Terkait pengendalian banjir di Kota Medan, Benny menjelaskan bahwa pengoperasian Bendungan Lau Simeme di Deliserdang. "Diyakini bendungan itu nantinya mampu mengurangi sekitar 50 persen potensi banjir Kota Medan," ucapnya.
Menurut Benny, pengadaan pompa air dinilai kurang efektif karena biaya perawatan yang tinggi.
Di akhir kegiatan, selain memberikan seminar kit, Benny kembali mengimbau warga agar menyampaikan keluhan terkait adminduk, infrastruktur, lampu jalan, drainase, PLN, PAM, dan layanan kesehatan melalui Rumah Aspirasi di Jalan Beringin II No.77, Helvetia. (A-Red)