Notification

×

Iklan


Iklan



Serap Aspirasi Warga Titi Rantai Saat Reses, Dame Duma Soroti Drainase, Pelayanan Kesehatan, dan Data Bansos

Senin, 23 Februari 2026 Last Updated 2026-02-23T12:35:39Z


AyoMedan.com – Medan. Anggota DPRD Kota Medan, Dame Duma Sari Hutagalung, menggelar kegiatan Reses V Masa Sidang II Tahun Sidang 2025–2026 sesi ketiga di Jalan Bunga Cempaka, Kelurahan Titi Rantai, Kecamatan Medan Baru, Senin (22/2/2026) pukul 15.00 WIB.


Dalam pertemuan tersebut, masyarakat menyampaikan berbagai keluhan, mulai dari persoalan drainase, banjir, pelayanan kesehatan hingga bantuan sosial. 



Dame Duma menjelaskan bahwa masyarakat Kota Medan tetap bisa mendapatkan layanan kesehatan meskipun kepesertaan BPJS tidak aktif melalui program Universal Health Coverage (UHC).


“Kalaupun BPJS tidak aktif, tidak apa-apa. Kota Medan memiliki program UHC. Dengan menggunakan KTP Medan, masyarakat sudah bisa menikmati fasilitas kesehatan. Jadi jangan takut untuk berobat,” ujar Dame Duma di hadapan warga.


Politikus Partai Gerindra ini juga menyinggung persoalan banjir yang sempat melanda Kota Medan pada akhir Desember lalu. Menurutnya, hampir seluruh wilayah terdampak banjir akibat curah hujan tinggi.


“Kita tahu pada 27 Desember kemarin banjir cukup luar biasa. Hampir seluruh wilayah Kota Medan terdampak. Kalau ada infrastruktur yang perlu diperbaiki, silakan sampaikan melalui reses ini. Nantinya akan menjadi pokok-pokok pikiran (Pokir) yang kami sampaikan kepada Pemerintah Kota Medan,” kata Duma.


Dame Duma menegaskan bahwa dirinya terbuka menerima aspirasi masyarakat kapan saja. Ia bahkan mempersilakan warga menyampaikan langsung berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan mereka.


“Hubungan antara masyarakat dengan wakil rakyat tidak ada batas. Bapak ibu bisa langsung menyampaikan ke saya, bahkan datang ke rumah saya juga boleh,” ungkapnya.


Dalam sesi tanya jawab, Rita, warga Pasar 3 Titi Rantai, mengeluhkan kondisi drainase di depan rumahnya yang terputus sehingga air dari kawasan pasar mengalir hingga ke halaman rumah warga.


“Parit di depan rumah kami terhenti dan arah alirannya justru masuk ke halaman rumah. Kami berharap pemerintah bisa membuat saluran drainase yang tersambung dari Masjid Baitul Muslimin hingga ke depan, supaya air bisa mengalir dengan baik,” ujarnya.


Keluhan juga disampaikan Antoni Barus, warga Jalan Bunga Cempaka, yang mempertanyakan pelayanan kesehatan di puskesmas.


Dia mengaku pernah diminta membayar biaya pemeriksaan laboratorium karena tidak memiliki BPJS aktif. Selain itu, Antoni juga berharap pemerintah dapat memperhatikan kondisi keluarganya yang belum pernah menerima bantuan sosial.



Menanggapi berbagai keluhan tersebut, Camat Medan Baru, Frans S Siahaan, S.STP, mengatakan pihaknya akan langsung meninjau lokasi drainase yang dikeluhkan warga.


“Nanti selesai dari sini kami langsung turun ke lapangan untuk melihat kondisi drainase yang disampaikan ibu Rita. Jika memungkinkan, akan segera kami tangani agar air tidak lagi masuk ke halaman rumah warga,” jelasnya.


Frans juga meminta warga untuk menyampaikan berbagai persoalan yang berkaitan dengan infrastruktur, pelayanan publik maupun kesehatan agar dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak kecamatan dan kelurahan.
Di akhir kegiatan, Dame Duma berencana mengadakan kegiatan sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah bagi masyarakat di wilayah tersebut.


“Sekitar dua bulan lagi kita jadwalkan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis seperti cek gula darah, kolesterol, dan hipertensi. Kita juga akan melibatkan puskesmas dan Dinas Kesehatan,” ujarnya.


Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat untuk tertib administrasi, terutama terkait data kependudukan dan pekerjaan di KTP serta Kartu Keluarga, karena hal tersebut sangat mempengaruhi kelayakan penerima bantuan sosial dari pemerintah.


“Kita harus tertib administrasi. Data pekerjaan dan anggota keluarga di KTP maupun KK harus sesuai kondisi sebenarnya. Itu yang menentukan apakah seseorang berhak menerima bantuan pemerintah atau tidak,” dipungkasinya. 



Hadir juga dalam kegiatan tersebut, Lurah Titi Rantai, perwakilan Dishub, SDABMBK. Kegiatan Reses ditutup dengan pemberian seminar kit. (A-Red)