Notification

×

Iklan


Iklan



Jelang Idul Fitri 2026, Lion Parcel Perkuat Infrastruktur di Medan dan Siap Ekspansi ke Malaysia

Kamis, 05 Maret 2026 Last Updated 2026-03-05T13:29:35Z


AyoMedan.com – Medan. Menjelang momen Ramadhan dan Idul Fitri 2026, perusahaan jasa pengiriman Lion Parcel terus memperkuat infrastruktur dan layanan logistiknya, khususnya di Kota Medan.


Selain mempersiapkan lonjakan pengiriman selama bulan Ramadhan, Lion Parcel juga menyiapkan ekspansi bisnis dengan membuka cabang di Malaysia pada tahun ini.


Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan buka puasa bersama Lion Parcel dengan puluhan awak media yang digelar di Potte House Cafe, Jalan Dr. Mansyur No.98, Medan Selayang, Kamis (5/3/2026).



Chief Marketing Officer Lion Parcel, Kenny Kwanto, menjelaskan bahwa Medan merupakan salah satu kota strategis yang mendapat investasi infrastruktur dari perusahaan.
Sepanjang 2025, pertumbuhan bisnis logistik di kota ini dinilai cukup positif, terutama didorong oleh meningkatnya aktivitas perdagangan daring.


“Kota Medan menjadi salah satu fokus investasi infrastruktur Lion Parcel. Kami melihat pergerakan pengiriman barang cukup tinggi, terutama untuk komoditas fashion dan aksesori yang hampir setiap tahun menjadi favorit pelanggan,” ujar Kenny.


Menurutnya, permintaan pengiriman barang biasanya meningkat menjelang Hari Raya Idul Fitri. Hal ini dipicu oleh meningkatnya belanja masyarakat setelah menerima Tunjangan Hari Raya (THR), khususnya untuk produk fashion.


“Biasanya menjelang Ramadhan hingga Idul Fitri, permintaan pengiriman meningkat cukup signifikan. Banyak pelanggan yang membutuhkan layanan pengiriman cepat karena baru berbelanja mendekati hari raya,” katanya.


Untuk mendukung kelancaran operasional, Lion Parcel juga telah membangun gudang logistik di kawasan Arteri Kualanamu yang berjarak sekitar 10 menit dari Bandara Internasional Kualanamu.


Gudang tersebut memiliki luas sekitar 5.200 meter persegi dan dilengkapi dengan fasilitas keamanan standar penerbangan, termasuk X-Ray untuk memastikan barang yang dikirim memenuhi ketentuan penerbangan.


“Kami juga sedang menyiapkan penerapan teknologi berbasis artificial intelligence (AI) untuk mempercepat proses pemeriksaan barang, sehingga pengiriman selama Ramadan bisa lebih cepat dan efisien,” tambahnya.



Sementara itu, Chief Sales Officer Lion Parcel, Arif Wibowo, mengatakan bahwa sepanjang 2025 pihaknya mulai mengembangkan potensi pengiriman barang dari Kota Medan ke berbagai wilayah di Indonesia.


Menurutnya, selama ini arus logistik lebih banyak berasal dari Pulau Jawa menuju Medan. Namun kini Lion Parcel mulai mendorong pelaku usaha di Medan, termasuk pelaku UMKM, agar memanfaatkan layanan pengiriman untuk memasarkan produknya ke luar daerah.


“Selama ini memang banyak barang dari Jakarta atau Jawa yang masuk ke Medan. Namun sekarang kami juga mulai menggarap potensi pengiriman dari Medan ke kota-kota lain. Kami menggandeng UMKM serta pelaku usaha retail dan corporate,” jelas Arif.


Saat itu, Lion Parcel memiliki sekitar 200 titik layanan aktif di Kota Medan dan sekitarnya. Jumlah tersebut akan terus dikembangkan untuk mempermudah masyarakat dalam mengirim barang.


Selain layanan di gerai, Lion Parcel juga menyediakan fitur penjemputan paket melalui aplikasi sehingga pelanggan tidak perlu datang langsung ke lokasi agen.


“Kami ingin mempermudah pelanggan. Barang yang sudah dipacking bisa langsung dijemput kurir melalui aplikasi, sehingga proses pengiriman menjadi lebih praktis,” sebutnya.


Arif menambahkan, Lion Parcel juga memiliki tim monitoring khusus untuk pengiriman skala korporasi guna memastikan ketepatan waktu dan keamanan paket.


Keunggulan lain yang dimiliki Lion Parcel adalah dukungan armada penerbangan dari Lion Group seperti Lion Air, Batik Air, dan Super Air Jet yang memungkinkan pengiriman paket menjangkau berbagai daerah di Indonesia dengan lebih cepat.


Dalam kesempatan tersebut, Lion Parcel juga memperkenalkan program kemitraan bagi masyarakat yang ingin menjadi agen. Melalui program referensi, agen yang berhasil merekomendasikan mitra baru berpeluang mendapatkan insentif hingga Rp5 juta.


“Operasional Lion Parcel juga berjalan hampir setiap hari tanpa libur, kecuali pada hari pertama Idul Fitri,” tambahnya.


Ia menegaskan bahwa keberhasilan layanan logistik tidak hanya bergantung pada infrastruktur, tetapi juga kualitas sumber daya manusia.


“Setiap resi yang tercetak harus dapat terbaca dengan jelas oleh petugas maupun sistem. Karena itu SDM yang kompeten sangat penting untuk memastikan setiap pengiriman berjalan lancar,” pungkas Arif.



Acara buka puasa bersama tersebut juga diisi dengan kegiatan interaktif, seperti kuis berhadiah bagi peserta yang hadir, sekaligus menjadi ajang silaturahmi antara manajemen Lion Parcel dan awak media. (A-Red)