Notification

×

Iklan


Iklan



Rico Waas Dorong Inovasi Budaya Melayu agar Lebih Dekat dan Relevan bagi Masyarakat Medan

Senin, 06 April 2026 Last Updated 2026-04-06T08:29:49Z



AyoMedan.com - Medan. Budaya Melayu di Kota Medan terus diupayakan hadir lebih dekat dengan masyarakat lintas suku melalui pendekatan yang kreatif dan relevan dengan perkembangan zaman. Pemerintah Kota Medan mendorong berbagai inovasi agar kekayaan budaya tersebut tidak hanya hidup dalam seremoni, tetapi juga menjadi bagian dari keseharian warga.


Hal ini disampaikan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, saat menerima audiensi panitia Halal Bihalal Masyarakat Melayu Indonesia di Balai Kota Medan, Senin (6/4/2026). Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota didampingi Kepala Bapenda Kota Medan, M. Agha Novrian dan Kabag Kesra Agus Suryono.


Rico Waas menegaskan pentingnya langkah konkret dalam mempopulerkan budaya Melayu, tidak terbatas pada kegiatan seremonial semata. 


"Kami mendorong pengembangan melalui berbagai bentuk kreatif, seperti tarian persembahan, seni pertunjukan, hingga eksplorasi di bidang sinema dan kuliner," katanya.


Menurutnya, ruang publik juga dapat dimanfaatkan sebagai media promosi budaya. Ia mencontohkan kegiatan car free night yang dapat diisi dengan penampilan budaya Melayu sebagai upaya memperkenalkan sekaligus melestarikan tradisi kepada masyarakat luas.


Selain itu, ia menekankan pentingnya regenerasi dalam menjaga keberlanjutan budaya. Generasi muda, kata dia, harus dilibatkan secara aktif dengan pendekatan yang lebih kekinian.


“Generasi muda harus terlibat aktif dalam mengembangkan budaya Melayu dengan pendekatan yang sesuai zaman. Kreativitas mereka penting agar budaya tetap relevan dan dekat dengan masyarakat,” ujarnya.


Sementara itu, Ketua Panitia, Milhan, menyampaikan bahwa Gebyar Halal Bihalal Masyarakat Melayu Indonesia akan digelar di Hotel Mercure Medan dan melibatkan berbagai organisasi Melayu.


Acara tersebut direncanakan dihadiri sejumlah tokoh Melayu, termasuk anggota DPD RI Sultan Najamuddin, para sultan dari Sumatera Utara dan daerah lain, serta peserta dari sedikitnya 10 provinsi.


“Kami berharap Bapak Wali Kota dapat hadir dan memberikan sambutan,” tutup Milhan. (A-Red)