Notification

×

Iklan


Iklan



Rico Waas Bangga Generasi Muda Medan Berprestasi Internasional, Punya Mental Juara dan Mampu Bersaing Global

Rabu, 17 Juni 2026 Last Updated 2026-06-17T14:14:36Z


AyoMedan.com - MEDAN. Prestasi internasional yang diraih siswa-siswi hingga mahasiswa Kota Medan di bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) menjadi kebanggaan tersendiri bagi Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas. Berbagai medali emas, perak, hingga penghargaan khusus yang berhasil diraih dalam kompetisi internasional menjadi bukti bahwa generasi muda Medan memiliki kualitas, daya saing, serta mental juara untuk bersaing di tingkat global.

Hal tersebut disampaikan Rico Waas saat menghadiri kegiatan Dialog Anak Medan Berprestasi Internasional Bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) yang digelar Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Medan di Gedung PKK Kota Medan, Kecamatan Medan Petisah, Rabu (17/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Rico Waas menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pelajar dan mahasiswa yang telah mengharumkan nama Kota Medan dan Indonesia melalui berbagai ajang inovasi serta kompetisi teknologi tingkat internasional.

“Pencapaian ini bukanlah sesuatu yang biasa. Ada yang meraih medali emas, perak, bahkan penghargaan kategori terbaik. 
Artinya, anak-anak Kota Medan sangat luar biasa. Kalian memiliki mental juara dan mental pemenang,” kata Rico Waas yang hadir bersama para pimpinan perangkat daerah.

Menurut Rico Waas, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran besar para guru, dosen, mentor, dan institusi pendidikan yang selama ini memberikan pendampingan serta pembinaan hingga para pelajar dan mahasiswa mampu berkompetisi di tingkat dunia.

“Prestasi anak-anak Medan di bidang IPTEK menjadi bukti bahwa generasi muda kota ini memiliki potensi besar untuk menjadi motor perubahan di masa depan, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi global,” ujarnya.

Rico Waas juga menyoroti perkembangan teknologi yang semakin pesat dan kini menjadi bagian tidak terpisahkan dari kehidupan manusia. Kehadiran teknologi digital, internet, hingga Artificial Intelligence (AI) seperti ChatGPT, Gemini, Grok, dan Suno telah mengubah cara manusia belajar, bekerja, dan menciptakan inovasi.

“Sekarang dunia berkembang sangat cepat. Hampir seluruh aspek kehidupan bergantung pada teknologi. Bicara tentang IPTEK dan teknologi berarti berbicara tentang masa depan,” ungkapnya.

Karena itu, Rico Waas menegaskan bahwa Pemko Medan melalui BRIDA terus mendorong terciptanya ruang dialog, penelitian, invensi, inovasi, dan karya ilmiah sebagai wadah bagi generasi muda untuk terus berkembang. 

Menurutnya, kegiatan seperti ini penting untuk memperkenalkan hasil karya anak-anak Medan kepada masyarakat sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.

Wali Kota Medan juga mengapresiasi sejumlah perguruan tinggi di Medan yang berhasil meraih prestasi internasional, termasuk mahasiswa yang meraih medali emas dalam ajang International Innovation in Multimedia and Creative Competition PERAK 2025, International Invention, Innovation and Technology Exhibition (ITEX), serta World Young Inventors Exhibition (WYIE) 2026 yang diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia.

Tidak hanya perguruan tinggi, pelajar tingkat SMA, SMP, hingga SD juga berhasil membawa pulang medali emas, perak, dan special award melalui berbagai karya inovatif yang mampu menjawab tantangan kehidupan masa kini.

Salah satu inovasi yang mendapat perhatian Rico Waas adalah Safe Key Chain, sebuah perangkat berbasis Global Positioning System (GPS) dengan sistem pull lever yang dirancang untuk membantu penyandang tuli dan bisu mengirimkan sinyal darurat secara cepat dan efektif.

“Inovasi seperti ini sangat luar biasa. Teknologi bukan hanya tentang kecanggihan, tetapi bagaimana mampu memberikan solusi nyata bagi masyarakat,” katanya.

Dalam dialog tersebut, Rico Waas juga berinteraksi langsung dengan para pelajar dan mahasiswa berprestasi. Satu per satu peserta dipanggil ke atas panggung untuk menjelaskan capaian yang telah diraih serta inovasi yang berhasil mereka ciptakan.

Rico Waas mengaku kagum terhadap berbagai inovasi yang ditampilkan, termasuk karya siswa sekolah dasar yang mampu membuat permainan daring (game online) dengan pesan edukasi mengenai pentingnya menjaga lingkungan hidup.

Dia pun berpesan kepada BRIDA Kota Medan agar berbagai inovasi yang lahir dari generasi muda tersebut dapat terus dikembangkan dan mendapatkan pendampingan sehingga memiliki nilai manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Menurut Rico Waas, masa depan pembangunan Kota Medan akan sangat ditentukan oleh kemampuan dalam berinovasi dan penguasaan teknologi. 

Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), big data, hingga Internet of Things (IoT) diyakini akan menjadi bagian penting dalam pengambilan kebijakan, termasuk dalam memprediksi pertumbuhan ekonomi dan mengendalikan inflasi.

Rico juga berharap prestasi yang telah diraih para pelajar dan mahasiswa tersebut menjadi awal lahirnya inovator-inovator besar dari Kota Medan.

“Kami berharap suatu saat Kota Medan dipenuhi anak-anak berprestasi di bidang IPTEK yang mampu menciptakan inovasi baru untuk kemajuan daerah. Kalian adalah langkah awal calon pemimpin masa depan melalui dunia teknologi,” ucapnya.

Di akhir sambutannya, Rico Waas menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Medan dalam memperkenalkan karya-karya inovatif generasi muda yang selama ini belum banyak diketahui masyarakat.

“Kita ingin masyarakat tahu bahwa banyak anak-anak Medan yang hebat, pintar, dan memiliki inovasi luar biasa. Mereka memiliki kemampuan untuk mengubah dunia dari Kota Medan,” sebutnya.

Sebagai bentuk penghargaan dan motivasi, Rico Waas menyerahkan piagam penghargaan kepada seluruh siswa-siswi dan mahasiswa yang berhasil meraih prestasi internasional. 

Penghargaan tersebut diharapkan menjadi penyemangat untuk terus berkarya, berinovasi, dan meraih prestasi yang lebih tinggi.

Sementara itu, Kepala BRIDA Kota Medan, Benny Iskandar, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Kota Medan terhadap capaian gemilang ratusan pelajar dan mahasiswa yang telah menorehkan prestasi di tingkat internasional.

“Ini menjadi momentum penting bagi 31 tim yang terdiri dari 211 siswa dan mahasiswa. Mereka merupakan para inovator muda yang sukses mengikuti berbagai kompetisi internasional yang diselenggarakan di Malaysia dan Thailand,” ujar Benny.

Benny juga memaparkan sejumlah program inovasi unggulan yang tengah dikembangkan BRIDA Kota Medan. Salah satunya adalah program AMPiBI (Anak Medan Berprestasi Internasional di Bidang IPTEK). 

Melalui program tersebut, para peserta tidak hanya mengikuti dialog, tetapi juga akan memperoleh Kartu Tanda Anggota Inovator Muda serta pembinaan berkelanjutan melalui berbagai bimbingan teknis dan pelatihan.

Selain AMPiBI, BRIDA Kota Medan juga menjalankan program Kulit Muda (Kumpulan Peneliti dan Inovator Muda Kota Medan) sebagai wadah pembinaan peneliti muda, serta Klinova (Klinik Inovasi) sebagai sarana konsultasi dan pendampingan bagi perangkat daerah dalam meningkatkan kualitas inovasi pemerintahan.

Artikel ini dapat disesuaikan lagi dengan gaya penulisan berita yang lebih singkat, tajam, atau lebih formal sesuai kebutuhan redaksi. (A-Red)