Notification

×

Iklan


Iklan



Ketua DPW REL MBG Sumut, Benny Sihotang Prihatin 269 Siswa Keracunan MBG di Karo dan Siap Kawal Awasi Program

Sabtu, 15 Agustus 2026 Last Updated 2026-08-15T01:11:25Z

AyoMedan.com - MEDAN. Ketua DPW Sumut Relawan Masyarakat Bersatu Gotong Royong (REL MBG), Benny Harianto Sihotang, SE., MM, menyayangkan musibah keracunan makanan yang dialami 269 siswa SMP, SMK, dan SMA di Kabupaten Karo.

Benny Sihotang menyampaikan keprihatinan atas kejadian tersebut. Menurutnya, musibah yang terjadi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus menjadi perhatian serius semua pihak agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

“Kami prihatin atas kejadian atau musibah tersebut. Program MBG merupakan program yang sangat baik dari Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan anak-anak. Jangan sampai program yang baik ini ternoda akibat adanya oknum yang tidak bertanggung jawab dan hanya ingin mencari keuntungan pribadi,” ujarnya.

Ia menegaskan, pihaknya mendukung langkah evaluasi dan penindakan terhadap pihak yang dinilai bertanggung jawab atas insiden tersebut. Benny juga menyatakan dukungannya terhadap pencopotan ketua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan MBG di Kabupaten Karo, apabila hasil pemeriksaan memang menunjukkan adanya kelalaian atau pelanggaran.

Menurut Benny, pengawasan terhadap pelaksanaan MBG harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari proses pengadaan bahan makanan, pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi makanan kepada para penerima manfaat.

“Kalau memang ditemukan kelalaian, tentu harus ada evaluasi dan tindakan tegas sesuai ketentuan. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang kembali dan merugikan anak-anak yang menjadi penerima manfaat program,” katanya.

Benny menambahkan, Relawan Masyarakat Bersatu Gotong Royong (REL MBG) akan terus memberikan dukungan terhadap program MBG sekaligus ikut mengawal pelaksanaannya di Sumatera Utara.

“Kami mendukung penuh program MBG yang diluncurkan Presiden Prabowo. Kami juga siap bekerjasama dengan pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam mengawal dan mengawasi pelaksanaannya. Agar program ini berjalan sesuai tujuan, tepat sasaran, serta mengutamakan kualitas dan keamanan makanan bagi para penerima manfaat,” tegasnya.

Ia berharap kejadian di Kabupaten Karo menjadi bahan evaluasi bersama bagi seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan MBG. Dengan pengawasan yang lebih ketat dan penerapan standar keamanan pangan secara konsisten, Benny berharap kepercayaan masyarakat terhadap program tersebut tetap terjaga.

“Program ini harus kita jaga bersama. Jangan sampai kepentingan pribadi segelintir orang mengorbankan tujuan besar program MBG untuk meningkatkan kualitas generasi muda Indonesia,” pungkas Benny. (A-Red)