Notification

×

Iklan


Iklan



15 Tahun Menanti, Gang Keluarga Kwala Bekala Akhirnya Dirabat Beton Pemko Medan

Jumat, 04 September 2026 Last Updated 2026-09-04T12:39:22Z

 

AyoMedan.com - MEDAN. Warga Gang Keluarga, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor, kini bisa bernapas lega. Setelah sekitar 15 tahun harus beraktivitas di jalan yang rusak dan kerap tergenang air, akses jalan di kawasan tersebut akhirnya diperbaiki menggunakan konstruksi rabat beton.

Perbaikan jalan tersebut mendapat sambutan antusias dari warga. Jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan parah kini telah selesai dikerjakan sehingga aktivitas dan mobilitas masyarakat kembali lebih nyaman.

Lurah Kwala Bekala, Irwanta Ginting, saat dikonfirmasi, Kamis (3/9/2026), mengatakan kondisi jalan sebelum diperbaiki memang sudah sangat memprihatinkan. Selain lapisan aspal lama yang telah terkikis, kontur jalan yang menanjak dan memiliki bagian cekung membuat air hujan kerap menggenang.

"Kondisinya memang sudah rusak parah. Terlebih kalau musim hujan, air sering tergenang karena bentuk jalannya seperti kuali. Warga atau pengendara sering mengeluh karena kaki mereka sampai basah," kata Irwanta Ginting.

Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, Khairul Azmi, menyampaikan bahwa perbaikan jalan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap dalam meningkatkan kualitas infrastruktur permukiman warga.

Menurut Azmi, jalan tersebut merupakan akses vital masyarakat karena menghubungkan sejumlah wilayah, di antaranya Gang Toba dan Gang Bersama. Saat ini, proses pembangunan telah rampung 100 persen.

"Pembangunan sudah selesai 100 persen dengan panjang 103 meter dan lebar 2,60 meter. Lalu lintas warga pun saat ini kembali lancar," ucapnya.

Ia menambahkan, pembangunan jalan tersebut menggunakan alokasi Dana Kelurahan.

Antusiasme warga terhadap perbaikan jalan juga terlihat sejak proses pengerjaan dan pengukuran dimulai. Warga secara sukarela turut memberikan dukungan kepada para pekerja dengan menyuguhkan berbagai makanan dan minuman.

"Waktu pengerjaan dimulai, warga hampir semua keluar rumah membawa minuman, berupa kopi, teh, sirup sampai gorengan. Mereka sangat senang karena jalan yang sudah belasan tahun rusak ini akhirnya diperbaiki," ujar Azmi.

Azmi berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga dan merawat jalan yang baru selesai dibangun tersebut. Menurutnya, kebersihan lingkungan menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga kualitas konstruksi beton agar dapat bertahan dalam jangka panjang.

Ia juga mengimbau warga segera membersihkan genangan air maupun saluran yang tersumbat sehingga air tidak mengendap di badan jalan.

"Harapan saya, mari kita merawat jalan ini bersama-sama. Jika ada genangan air, segera dibersihkan agar kualitas jalan tetap terjaga dan bertahan lama," pungkasnya. (A-Red)