AyoMedan.com - MEDAN. Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan yang juga Inspektur Kota Medan, Erfin Fachrurrazi, berhasil meraih predikat Peserta Teristimewa Peringkat III pada Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XII Tahun 2026. Capaian tersebut menjadi salah satu prestasi membanggakan Pemerintah Kota (Pemko) Medan.
Erfin bersama dua pejabat Pemko Medan lainnya berhasil menempati tiga besar Peserta Teristimewa melalui proyek perubahan (Proper) yang dinilai memberikan dampak strategis bagi peningkatan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.
Dalam PKN Tingkat II tersebut, Erfin mengusung proyek perubahan bertema “Penguatan Peran APIP sebagai Trusted Advisor melalui Optimalisasi Fungsi Assurance dan Consulting untuk Meningkatkan Tata Kelola, Manajemen Risiko, dan Pengendalian Internal.”
Proyek perubahan itu menitikberatkan pada penguatan peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) Kota Medan agar tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga hadir sebagai mitra strategis bagi perangkat daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel.
Melalui pendekatan trusted advisor, fungsi Inspektorat diharapkan mampu memberikan rekomendasi dan pendampingan yang lebih optimal kepada perangkat daerah, khususnya dalam memperkuat tata kelola, manajemen risiko, serta sistem pengendalian internal.
Langkah tersebut juga diarahkan untuk memperkuat upaya pencegahan terhadap potensi penyimpangan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pengelolaan anggaran. Dengan demikian, pengawasan tidak hanya dilakukan setelah terjadi persoalan, tetapi lebih mengedepankan langkah preventif dan pemberian nilai tambah bagi organisasi.
Bagi Erfin, capaian sebagai Peserta Teristimewa Peringkat III bukan sekadar penghargaan personal, melainkan menjadi bagian dari komitmen untuk terus mendorong peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan di lingkungan Pemko Medan.
“Prestasi ini diharapkan membawa keberkahan, menjadi inspirasi bagi ASN lainnya, sekaligus semakin memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan berwibawa di lingkungan Pemko Medan,” ujar Erfin Fachrurrazi.
Ia juga menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi bukti pentingnya dedikasi, komitmen, serta kualitas kepemimpinan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dalam menjalankan tugas pemerintahan.
"Karena itu, inovasi yang lahir melalui PKN diharapkan tidak berhenti pada pencapaian akademik, tetapi dapat diterapkan secara nyata dalam pelaksanaan tugas pemerintahan," sebut Erfin.
Atas capaian tersebut, Erfin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, atas bimbingan, arahan, kepercayaan, serta dukungan yang diberikan selama mengikuti rangkaian PKN Tingkat II.
Selain Erfin, dua pejabat Pemko Medan lainnya juga berhasil meraih predikat Peserta Teristimewa. Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Medan, Subhan Fajri Harahap, meraih Peringkat I melalui Proper “Medan Corpu SMART (Smart Learning Management for ASN Reform and Transformation)”.
Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, Yunita Sari, meraih Peringkat II melalui Proper
“Sistem Informasi Tata Kelola Penanggulangan Bencana dan Kesiapsiagaan Strategis”.
Keberhasilan tiga pejabat tersebut menunjukkan adanya pengembangan inovasi di lingkungan Pemko Medan yang menyentuh berbagai aspek pemerintahan, mulai dari peningkatan kompetensi ASN, penanggulangan bencana, hingga penguatan pengawasan internal.
Bagi Pemko Medan, keberhasilan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah penghargaan, tetapi menjadi momentum untuk mengimplementasikan berbagai inovasi yang telah dirancang sehingga memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas birokrasi dan pelayanan kepada masyarakat.
Dengan diraihnya tiga besar Peserta Teristimewa PKN Tingkat II Angkatan XII Tahun 2026, Pemko Medan juga menunjukkan komitmennya dalam mendorong ASN untuk terus meningkatkan kompetensi, melahirkan inovasi, serta menghadirkan tata kelola pemerintahan yang semakin profesional dan berorientasi pada hasil. (A-Red)