Notification

×

Iklan


Iklan



Pemko Medan Proyeksikan Belanja APBD 2027 Rp7,16 Triliun, Rico Waas Fokus Optimalkan 17 Program Prioritas

Selasa, 15 September 2026 Last Updated 2026-09-15T01:34:12Z


AyoMedan.com - MEDAN. Pemerintah Kota (Pemko) Medan memproyeksikan belanja daerah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027 mencapai Rp7,16 triliun lebih. Anggaran tersebut diarahkan untuk mengoptimalkan pelaksanaan 17 program prioritas pembangunan Kota Medan.

Hal itu disampaikan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, saat menyampaikan Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang APBD Kota Medan Tahun Anggaran 2027 dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Medan, Senin (14/9/2026).

Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen, dan dihadiri jajaran pimpinan serta anggota DPRD Kota Medan.

Dalam penyampaiannya, Rico Waas mengatakan, pengalokasian anggaran akan dilakukan secara proporsional dengan menitikberatkan pada sektor-sektor yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Alokasi anggaran akan diarahkan secara proporsional untuk memperkuat berbagai sektor, mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, percepatan pembangunan infrastruktur, hingga pemberdayaan UMKM dan pengelolaan lingkungan,” ujar Rico.

Menurutnya, arah kebijakan anggaran tersebut merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi Medan Bertuah yang Inklusif, Maju dan Berkelanjutan, melalui semangat transformasi menuju Medan Satu Data.

Rico juga menjelaskan, struktur pendapatan daerah Kota Medan pada APBD TA 2027 diproyeksikan mencapai Rp6,98 triliun lebih. Pendapatan tersebut bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), pendapatan transfer, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah.

Sementara itu, pembiayaan penerimaan daerah diproyeksikan sebesar Rp175 miliar. Pembiayaan tersebut diarahkan untuk mendukung kebutuhan anggaran dalam pelaksanaan berbagai program dan kegiatan strategis daerah.

Rico menegaskan, setiap anggaran yang direncanakan harus dikelola secara efektif, efisien, transparan, serta memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat.

“Setiap alokasi yang direncanakan harus berjalan secara efektif, efisien, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Sinergi antara eksekutif dan legislatif menjadi pijakan utama untuk mewujudkan kesejahteraan warga Medan,” tegasnya.

Rapat paripurna penyampaian Nota Keuangan dan Ranperda APBD TA 2027 tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, Pj Sekda Kota Medan Erfin Fahrurrazi, jajaran pimpinan perangkat daerah, serta para camat se-Kota Medan. (A-Red)