Notification

×

Iklan


Iklan



Rico Waas Luncurkan Medan Corpu Smart, 654 ASN Mulai Ikuti Pembelajaran Digital

Senin, 07 September 2026 Last Updated 2026-09-07T10:31:30Z

AyoMedan.com - MEDAN. Sebanyak 654 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Medan mulai mengikuti pembelajaran digital melalui Medan Corpu Smart, Senin (7/9/2026).

Platform yang diluncurkan Wali Kota Medan Rico Waas tersebut menjadi langkah strategis Pemko Medan dalam membangun budaya belajar ASN yang adaptif, berkelanjutan, serta selaras dengan kebutuhan organisasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Peluncuran Medan Corpu Smart berlangsung secara hibrida di Assessment Center Lantai V MPP Medan. Kegiatan diikuti 99 ASN secara langsung dan 555 ASN lainnya secara daring.

Peluncuran ditandai dengan penekanan tombol serta penandatanganan komitmen bersama. Didampingi Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, Rico Waas menegaskan bahwa Medan Corpu Smart tidak boleh sekadar menjadi sistem pembelajaran digital, tetapi harus mampu mendorong transformasi pola kerja sekaligus meningkatkan profesionalisme ASN.

“Medan Corpu Smart tidak hanya kita bangun sebagai sistem pembelajaran ASN pada masa sekarang, tetapi kami berharap ini dapat mentransformasi pola kerja kita ke depannya. Ini bukan hanya dipakai satu atau dua tahun, tetapi untuk selamanya,” kata Rico Waas.

Menurut Rico, peningkatan kompetensi ASN harus berjalan beriringan dengan kemauan untuk terus belajar dan mengembangkan diri. Sistem pembelajaran bersama, katanya, penting untuk memastikan seluruh ASN memiliki pemahaman dan frekuensi yang sama dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Ia mencontohkan penanganan bencana. 

Menurutnya, ASN perlu memiliki pemahaman dasar yang sama mengenai langkah-langkah penanganan bencana, meski teknis pelaksanaannya tetap dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

Karena itu, Rico mendorong agar modul pembelajaran dalam Medan Corpu Smart terus dikembangkan dan disesuaikan dengan berbagai kebutuhan pemerintahan. Materi tersebut antara lain mencakup kebencanaan, pengelolaan logistik dan anggaran, distribusi bantuan hingga mekanisme pertanggungjawaban.

“Belajar adalah hal yang baik untuk meningkatkan kualitas diri. Tentu ada kaitannya dengan jenjang karier, tetapi jenjang karier harus dibarengi dengan kapasitas dan hasil kerja. Tidak mungkin seseorang naik jabatan tanpa memiliki kapasitas,” tegas Rico.

Dikembangkan sebagai Ekosistem Pembelajaran ASN

Kepala BKPSDM Medan, Subhan Fajri Harahap, menjelaskan Medan Corpu Smart dikembangkan sebagai ekosistem pembelajaran ASN berbasis Learning Management System (LMS).

Platform tersebut menyediakan berbagai fitur, mulai dari learning path, modul pembelajaran digital, evaluasi, pemantauan progres pembelajaran hingga sertifikat pelatihan secara digital.

Pada tahap awal, sebanyak 654 ASN dari perangkat daerah yang berkaitan dengan penanggulangan bencana, serta camat dan lurah di wilayah yang memiliki potensi tinggi mengalami bencana, mengikuti pelatihan Kepemimpinan Adaptif dalam Penanggulangan Bencana dan Mewujudkan Resiliensi Daerah Medan.

“Medan Corpu Smart merupakan inovasi Pemerintah Kota Medan melalui BKPSDM, khususnya dalam bidang pengembangan sumber daya manusia dan pengembangan kompetensi ASN,” ujar Subhan.

Ia menambahkan, seluruh ASN Pemko Medan dapat memanfaatkan pembelajaran melalui platform tersebut tanpa biaya. Penerapan LMS diproyeksikan mampu menghemat biaya operasional sekitar Rp1,5 miliar per tahun, sekaligus meningkatkan produktivitas yang diperkirakan mencapai sekitar Rp600 juta.

Dengan demikian, total valuasi ekonomi dari penerapan Medan Corpu Smart diperkirakan mencapai sekitar Rp2,1 miliar per tahun.

Selain itu, sertifikat pelatihan dapat terintegrasi dengan Sistem Informasi Kepegawaian (Simpeg) dan menjadi bagian dari data pengembangan kompetensi dalam Sistem Informasi Manajemen Talenta.

Perkuat Kompetensi ASN dalam Penanggulangan Bencana
Untuk memastikan keberlanjutan program, komitmen bersama ditandatangani Wali Kota Medan, Wakil Wali Kota Medan, Kepala Bappeda, Kepala BKPSDM, serta Plt. Kepala BKAD.

BKPSDM juga menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) peningkatan kompetensi ASN melalui pelatihan kepemimpinan adaptif dalam penanggulangan bencana dan penguatan resiliensi daerah.

MoU tersebut melibatkan BPBD, Dinas SDABMBK, Dinas Damkarmat, Dinas Sosial, Dinas Lingkungan Hidup, serta Satpol PP.
Kepala Kantor Regional VI BKN, Janry Haposan U.P. Simanungkalit, mengapresiasi peluncuran Medan Corpu Smart sebagai langkah maju Pemko Medan dalam mengembangkan kompetensi dan profesionalisme ASN sesuai kebutuhan strategis organisasi.

Menurutnya, kehadiran platform tersebut diharapkan membuat pengembangan kompetensi ASN tidak berhenti pada kegiatan pelatihan semata. Lebih dari itu, pembelajaran harus menjadi bagian dari budaya kerja ASN yang terus belajar, beradaptasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (A-Red)