AyoMedan.com - Sibolangit, Deli Serdang. Di tengah ancaman material longsor yang masih membayangi kawasan Pemandian Sembahe, Serumpun Bambu, kehadiran personel Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Utara menjadi harapan bagi warga terdampak.
Dengan semangat kemanusiaan dan dedikasi tinggi, Brimob hadir tidak hanya sebagai pengaman wilayah, tetapi juga garda terdepan dalam upaya penyelamatan harta benda masyarakat.
Pada Kamis (9 April 2026) sejak pukul 10.00 WIB, kegiatan peninjauan, pembersihan, serta evakuasi barang milik warga dilakukan secara intensif dan terukur.
Operasi kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Danton III Kompi 4 Batalyon A Pelopor, IPDA Ricky Sihotang, S.Psi., M.Psi., M.B.A., yang turun ke lokasi untuk memastikan seluruh proses berjalan aman dan efektif.
Dengan dukungan perlengkapan SAR yang memadai dan personel terlatih, tim Brimob menyisir area terdampak secara sistematis.
"Meski dihadapkan pada material tanah, lumpur, serta puing yang menutup akses, para personel tetap bekerja tanpa kenal lelah. kami bahu-membahu, berpacu dengan waktu untuk menyelamatkan barang berharga milik warga yang tertimbun longsor," ucap Ipda Ricky
Menurutnya, fokus utama kegiatan adalah membantu masyarakat menemukan kembali harta benda yang tertimbun sebagai bagian dari pemulihan pascabencana. "Dari hasil penyisiran, personel berhasil mengevakuasi sejumlah barang milik warga, di antaranya dua unit sepeda motor serta berbagai peralatan rumah tangga," jelasnya.
Keberhasilan ini, lanjut Ipda Ricky, menjadi bukti nyata profesionalisme dan kesiapsiagaan Brimob dalam menjalankan misi kemanusiaan.
"Di tengah kondisi yang penuh risiko, personel tetap mengedepankan keselamatan, ketelitian, dan kerja sama tim yang solid," tutupnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar, dengan dukungan personel serta peralatan yang lengkap. Kehadiran Brimob di tengah situasi darurat ini menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam melindungi dan membantu masyarakat yang terdampak bencana.
Upaya penanganan akan terus dilanjutkan menyesuaikan kondisi di lapangan, sebagai bentuk komitmen berkelanjutan dalam membantu warga bangkit dari dampak bencana longsor. (A-Red)